Dunia Ning Arum

Enjoy how my life and the lives of others

  • Home
  • About Me
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

 


Judul               : Kapan Nanti

Penulis            : Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama

Blurb:

Kami menyukai hari-hari di ruang cuci. Kami masuk dalam keadaan kotor dan keluar dengan tangan-tangan yang bersih. Suara-suara pelan memantul di dinding ruang cuci, tapi tidak ada yang perlu bicara karena kata-kata akan ditelan suara mesin yang bergetar menabrak dinding-dinding dan menggilas lantai-lantai. Di dalam ruang cuci, kami ditelan dan ditenggelamkan dan dimuntahkan kembali dengan kotoran badan kami terkubur di dalam wadah penyucian. Kami keluar dari sini, kami putih. Di ruang cuci, kami sunyi.

Kapan Nanti berisi tujuh cerita penuh keajaiban yang membenturkan logika. Kita akan diajak ke pojok ruang cuci, ke hutan yang dari antara bertopeng kelinci, juga mengikuti kisah Kin yang menggunakan kartu kredit orangtua dan membeli one way ticket untuk melancong satu keluarga. Cerita-cerita yang tidak biasa dan memantik imajinasi.

 

Review:

Seperti kebanyakan novel karya Ziggy, kepenulisan khasnya selalu mampu membuat orang-orang bertanya-tanya mengenai arti sebenarnya dari apa yang dia tulis. Ziggy selalu menggunakan perumpamaan-perumpamaan dalam tulisannya, anehnya karena perumpamaan yang dia tulis itu, rangkaian kata yang dia susun justru terlihat begitu indah.

Buku dengan sampul merah putih yang terlihat indah ini tidak memberikan keindahan dalam ceritanya. Buku yang memiliki banyak ilustrasi anak-anak dan tokoh utamanya adalah seorang anak tetapi tidak boleh dibacakan kepada anak-anak karena ini bukan buku anak-anak.

Kapan Nanti merupakan sebuah buku yang berisikan delapan cerpen dengan kisahnya masing-masing. Buku ini akan membawa pembaca membayangkan mengenai Ruang Cuci, mengenai bagaimana Ruang Cuci menjadi tujuan akhir para tokoh, membuat pembaca menggunakan imajinasinya dalam mengimplementasikan bagaimana ruang cuci berisi orang-orang yang tersesat.

Tak hanya itu, dalam buku ini pembaca juga dipertemukan dengan sosok perempuan yang memakai topeng kelinci bulan, perempuan dan perempuan-perempuan lain yang menggunakan topeng. Dalam cerpen ini pembaca akan dijelaskan mengenai bagaimana manusia yang menggunakan topeng untuk menutupi diri, seperti kesal tetapi harus tetap menggunakan topeng agar bisa tersenyum sepanjang hari.

Pembaca juga akan bertemu dengan Kin, gadis kecil yang menggunakan kartu orang tua untuk berkelana bersama keluarganya. Pada bagian ini pembaca akan paham mengenai kekesalan anak kepada orang tua, walau bagi saya apa yang dilakukan Kin tidak boleh ditiru yah.

Banyak hal yang dibahas dalam buku ini, mengenai kesunyian, kekosongan, sepi, bahkan patriarki. Buku ini membahas apa yang memang terjadi di dunia nyata, ketika pembaca sudah mampu memahami artinya, pembaca akan sadar bahwa apa yang ditulis oleh Ziggy merupakan sebuah cerminan masyarakat.

Novel ini mengajak kita untuk berpetualang dalam imajinasi, membuat pembaca akan menghilang dalam imajinasi mereka masing-masing ketika membuka lembaran-lembaran buku. Cerita unik ini sangat bisa dinikmati selain karena makna yang diberikan begitu berarti juga karena cara Ziggy menulis harus diapresiasi. Dengan adanya ilustrasi pada setiap bab ini membuat pembaca lebih bisa membayangkan bagaimana bentuk asli dari tokoh yang dijelaskan oleh Ziggy.

Selamat membaca dan bertemu dengan Sasha, semoga kalian yang mengalami apa yang dialami Sasha, bisa kuat seperti Sasha. Semoga kalian mendapatkan kehidupan yang layak dan bahagia!





Judul               : Ghosting Writer

Penulis            : Aya Widjaja

Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama (GPU)

Blurb:

“Ghosting Writer? Nama pena apaan, tuh! Pasti dia cuma writer tukang ghosting pembaca alias nulis cerita nggak kelar-kelar!” Sebagai penulis di T3, salah satu platform menulis online, Wilma tidak bisa berhenti julid setiap kali mendengar Ghosting Writer disebut-sebut teman sekelasnya. Masalahnya, Wilma sudah lebih lama menulis di T3 dan susah payah mendapatkan peringkat tinggi dengan mempromosikan ceritanya ke semua media sosial dan mengikuti keinginan pembaca. Sedangkan Ghosting Writer bisa melampaui popularitas Wilma tanpa promosi atau bersusah payah. Argh! Nyebelin!

Belum lagi kakak kelasnya, Ganindra, terus-terusan mengganggunya tanpa alasan; meledeknya penjajah karena namanya mirip ratu Belanda zaman penjajahan, memanggilnya dengan merek minyak goreng, dan sering melempar gombalan-gombalan jayus yang bikin merinding. Ganindra ada masalah apa sih sama Wilma? Keisengan Ganindra bikin Wilma, yang sudah bete karena perkara Ghosting Writer dan peringkat T3, jadi makin mumet.

Duuh! Apa yang harus Wilma lakukan untuk menyingkirkan Ganindra dan memperbaiki peringkatnya di T3 yang dibalap Ghosting Writer?

Review:

Mimpi sering kali datang pada masa-masa remaja, seperti Wilma yang bermimpi menjadi seorang penulis. Wilma merupakan anak sma yang ingin meraih mimpinya menjadi seorang penulis, tetapi dalam perjalanannya meraih mimpi itu dia bertemu dengan halangan-halangan seperti nilai sekolahnya yang merosot, kedatangan Ghosting Writer di T3 yang mampu merebut seluruh perhatian teman dan pembacanya, juga hadirnya Ganindra, Kakak Kelasnya yang selalu mengganggunya.

Seperti namanya Ghosting Writer merupakan sebuah novel yang membahas mengenai si Ghosting Writer, seseorang yang menulis pada platform T3 yang merebut kedudukan peringkat Wilma sebagai penulis senior di T3. Salah satu hal yang membuat Wilma kesal adalah bagaimana seluruh teman kelasnya lebih sering membicarakan karya T3 dibandingkan karyanya.

Novel ini merupakan novel romance yang terbit dari platform Gramedia sendiri yaitu Gramedia Writing Project. Novel romance yang mengangkat lingkup anak remaja, mulai dari latar yang kebanyakan di sekolah, percintaan yang sering pula terjadi di lingkup anak remaja.

Menurut saya novel ini sangat ringan dan lucu, romance yang diberikan juga bukan yang romance yang akan membuat pembaca merasa aneh. Tak hanya romance, novel ini juga mengangkat masalah orang tua dengan anak, seperti bagaimana orang tua yang tidak mendukung cita-cita anak dan memaksa anak untuk meraih cita-cita seperti yang diinginkan oleh orang tua.

Pada novel ini diceritakan bahwa Wilma merupakan gadis yang periang, gadis yang pemberani juga. Dia selalu berusaha untuk lebih baik dalam menulis, seperti ketika dia mengajak sahabatnya—Nehru—untuk ikut menggambar agar cerita yang dia tulis lebih menarik, juga bagaimana dia berusaha untuk mencari tau tentang Ghosting Writer dan ingin merefleksi diri dari kritik yang berikan oleh Ghosting Writer.

Novel ringan ini bisa dibaca untuk menghilangkan stress, karena alur yang ringan dan konflik yang diangkat tidak terlalu berat, membuat novel dengan jumlah halaman 311 ini mampu membuat kita lebih bisa merasakan bahagia dan bisa dibaca hanya dalam satu hari.

Selamat membaca dan bertemu dengan Ganin!





Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Hai, perkenalkan saya Wahyuning Arum. silakan e-mail ke wahyuarum0311@gmail.com untuk kerja sama

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

Categories

  • Cerita Kita 15
  • Cerpen 1
  • Lifestyle 2
  • Ratu 11
  • Rekomendasi 5
  • Review 6

Cari Blog Ini

Intellifluence Trusted Blogger

Arsip Blog

  • ►  2025 (1)
    • ►  Oktober (1)
  • ►  2024 (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2023 (14)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (10)
    • ▼  Juni (2)
      • Novel Kapan Nanti, Berpetualang dalam Dunia Penuh ...
      • Novel Ghosting Writer, Meraih Mimpi dengan Cara ya...
  • ►  2022 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2021 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
  • ►  2020 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2019 (10)
    • ►  Desember (2)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2016 (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
Diberdayakan oleh Blogger.
  • Beranda

Popular Posts

Labels

  • Lifestyle 2

Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Template